KBI Dukung Perda Mirashol

Indramayu - (KBI News) - Komunitas Band Indramayu (KBI), mendukung penuh diberlakukannya kembali Perda No 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol di Indramayu.  Perda ini sempat dihentikan oleh Mendagri.  Hal ini jelas sangat bertentangan dengan visi Remaja (religius, maju, mandiri dan sejahtera).  Maka KBI pun ikut bersuara.  
          Ketua Komunitas Band Indramayu (KBI) Banu Warli  menyatakan heran atas pencabutan niat baik Pemkab terhadap pelarangan minuman beralkohol oleh Mendagri.  Iapun sepakat mendukung upaya Pemkab untuk kembali memberlakukan Perda itu, walau tanpa melalui aksi demo.  Namun Banu berpesan jika Perda ini berhasil diperjuangkan, masyarakat harus memegang komitmen untuk semakin menjauhi barang haram ini.  Jangan sampai di satu sisi Pemkab menegakkan Perda Mirashol, di sisi lain orang masih mengkonsumsi minuman keras.  "Percuma dong memberlakukan kembali Perda ini dengan susah payah, tapi tidak mengurangi angka pengguna minuman beralkohol", tegas Banu.  
                  KBI sebenarnya punya kepentingan dengan mengadakan pengawasan terhadap anak-anak band yang ditengarai sebagai pengguna miras (minuman keras).  "Kami selalu hadir dalam setiap even pentas band sekaligus memantau apakah mereka menggunakan atau tidak.  Sebab apapun alasannya, baik ikut-ikutan meniru musisi luar atau hanya sekedar terlihat sangar di panggung, itu semua tidak dibenarkan oleh pemerintah maupun agama", jelas Banu.  Selama ini, jika even pentas band yang diselenggarakan oleh KBI selalu 'bersih', namun ia mengaku kadang jika diselenggarakan oleh EO, aroma alkohol tercium di balik panggung. Jika ini terus dibiarkan, maka sia-sialah obsesi untuk jadi musisi terkenal.  Mereka sudah berupaya mendirikan band, latihan dengan biaya patungan, bahkan meyakinkan para ortu agar dapat ijin main musik pada akhirnya dirusak sendiri.  Kalau sudah begini, jangan harap ortu percaya si anak berkecimpung main band.  Dan ujung-ujungnya, tak ada lagi konser musik, festival, parade dan semacamnya di Indramayu.
                Banu berpesan, mari kita perangi alkohol dimulai dari anak-anak band sebelum menjadi 'trade mark'.  Tirulah sang idola dari prestasinya, bukan gaya hidupnya.  Tunjukan sikap mental yang baik sebagi musisi yang bisa berprestasi tanpa sentuhan alkohol. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar