Parade Band Semarakkan Launching KBI

Indramayu (KBI News) – Gelaran acara Launching Komunitas Band Indramayu (KBI), Sabtu 2 April 2011 di Panti Budaya disemarakkan oleh parade band. Sebanyak 20 band dari beberapa Kecamatan menampilkan dua buah lagu dari pagi sampai sore. Parade band ini adalah rangkaian mata acara sebelum acara pengukuhan pada malam harinya.
          Tanpa basa-basi, acara langsung digeber dengan aksi Stasio Band di urutan pertama. Beruntung cuaca pagi cukup cerah, banyak penonton datang, halaman parkir penuh kendaraan menambah seru acara. Sementara di dalam, penonton yang kebanyakan anak band duduk tertib di lantai. Suasana akrab tercermin di antara mereka walau beda tampilan, beda daerah dan aliran musik. Di sebelah kanan panggung tampak sound engineer mas Otong dan Bancai ‘Kimo’ yang terus mengutak-atik mixer biar menghasilkan suara bagus. Kedua orang ini kadang was-was lantaran equipment digempur irama cadas band penampil. Lihat saja Mem Band dari Korwil Kota yang mengiringi siang semakin panas. Band pengusung deathcore ini mendapat sambutan aplaus meriah. Sebagai bukti bahwa genre musik ini bisa diterima oleh penonton karena disuguhkan secara apik di panggung. Tak ayal dua lagu pun dilalap habis tanpa menyisakan kendala apapun. Band penampil berikut yaitu 2159 asal Pilangsari yang tengah gencar promo album "Walked Together". Kemudian D’Cholys dan Lyn Band. Band yang disebut terakhir pernah merebut Juara Favorit di Festival Band “Balongan Expo 2010” di Bumi Patra pada Desember tahun lalu. Lyn Band terdiri dari sebagian cewek dan sebagian lagi cowok dan boleh disebut band andalan Karangampel. Keterlibatan cewek bermain musik menambah segar dan menyejukkan suasana Gedung Panti Budaya. Namun agaknya band ini perlu menambah perbendaharaan lagu agar tidak menampilkan lagu itu-itu saja. Tapi aksi mereka lumayan, minimal sudah bisa memuaskan mata penonton. Semakin siang menjelang jam 12, tensi musik makin turun sebelum akhirnya si pembawa acara Teno dan Yurike menyetop acara untuk ishoma.

          Berselang satu jam istirahat, geliat acara Launching KBI kembali terlihat. Parade band siap digelar dengan sejumlah band yang belum tampil. Penontonpun bergegas masuk gedung ketika suara MC terdengar memecah siang. Di sisi lain, band penampil mulai sibuk mencari-cari personil yang terpisah. Sementara halaman parkir yang tanpa tenda ini menjadi kendala bagi penonton lantaran panas terik mentari. Mereka bercampur-baur dengan kendaraan, pedagang, stand rokok, dan stand perusahaan instrument musik. Maka tak heran warung mang O’oh menjadi sasaran rebutan orang-orang yang mau berteduh.
Di sesi ke-dua Parade Band versi KBI ini, band penampil lebih beragam, baik genre musik maupun performance-nya. Penampilan Blues Zone Band memberi warna lain dari kebanyakan penampil karena menyajikan nomor-nomor blues. Sementara dua band gahar adu ‘power’ memacu adrenalin penonton dengan suguhan atraktif dan penuh energi yaitu Orox Band Jatibarang dan Class Rock Band Karangampel.
Orox mampu menghipnotis penonton dan anak band lain seolah membuktikan bahwa di kota Kecamatan ini tradisi musik rock tertancap kuat dari dulu hingga kini. Orox mengusung warna musik warisan band luar Venom : brutal death. Orox punya ciri si melodist yang kerap 'headbanging' kala meng-eksplore nada-nada melodie di atas panggung.
Sementara Class Rock lebih mengedepankan power dibarengi speed namun tetap terdengar harmonis secara keseluruhan. Bagi orang awam, suguhan Class Rock terasa monoton karena jarang ada beat, groove dan syncope, ditambah seringnya membawakan lagu yang sama di berbagai event. Tapi itulah Class Rock.

          Pukul 16.00 hujan turun, kondisi ini memaksa penonton di luar masuk ke dalam gedung. Membuat hawa panas berpusat di dalam gedung markasnya Dewan Kesenian Indramayu ini. Seluruh band akhirnya bisa tampil sebelum maghrib tiba. Peserta dan penonton merasa puas, gelaran acara klaar tanpa menimbulkan ekses. Mas Otong pun bernapas lega, alat-alat band dalam keadaan sehat waras meski sempat dibuat mpot-mpotan. Teno sesekali berucap terima-kasih dan menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam kepada Pemkab, Disporabudpar, Dewan Kesenian Indramayu (DKI), Kharisma Music, DMC Music, CORA Music Instruments Bandung, PT Djarum, sponsor, partnership dan perorangan.
‘Maju Terus Band Indramayu ………………….. ‘ ( Mps ).

1 komentar:

  1. mantap KBI dah Punya Blog.... Ulasan akan lebih menarik lagi kalau dilampiri photo...
    Bangkit Dan Maju Terus Band Indramayu...Barvo!!!

    BalasHapus