Koleksi Bass MARK KING (Level 42)

Mark King adalah seorang bassis sekaligus vokalis kelompok band Level 42
yang sangat handal teknik permainan bass nya yg khas bermain dengan teknik Slaping. Pria kelahiran 20 oktober 1958 ini rajin mengoleksi bass berkelas atas. Berikut beberapa koleksi bass Mark King Level 42 yang bandnya sempat nge-top di Indonesia dan dunia pada tahun 80-90 an ini :

1. WAL MIDI BASS dibeli oleh mark king tahun 1989 dipakai dalam konser ' Princes Trust ". Bass ini dilengkapi dgn MD4 MIDI interface.

2.ALEMBIC BASS , bass yg juga masuk hitungan bass kesayangan beliau dan termasuk bass kelas custom high end. Beliau mempunyai model Cocobolo , dilengkapi dengan Led front laser di setiap inlay nya ! beliau juga mempunyai seri AAAAA. Semuanya diseting Narrow string spacing , di mana jarak antara string berdekatan tidak terlalu jauh . Mark King sangat menyukai jarak antara senar yg satu dan lainnya berdekatan !

3. JAYDEE BASS, ini adalah bass yg paling sangat disukai Mark king ! dia mempunyai lebih dari 10 buah merek ini. Dengan body magohany & saturn inlay, bass ini mulai dikoleksi Mark dari tahun 1980-an sampai 1995-an .

4. MUSICMAN BASS , musicman stingray ini dimiliki oleh Mark sebanyak 2 buah saja dan di pakai di album " Guaranteed thn 1991.

5. STATUS ENERGY & GRAPHITE , Bass ini termasuk bass kesukaan Mark King. Dia
mempunyai lebih dari 10 buah hingga sekarang. Seri yg dipakai serie 2000, serie II , serie Matrix emphaty . Bass yg paling dia sayangi pernah dicuri dari hotel dia menginap di London tahun 1991.

6. MOON BASS , di dapat dari pemberian seorang custom builder yang diserahkan langsung di Bandara di Jepang. Dilengkapi dengan Alembic electronic.

dari kesekian banyaknya koleksi bass Mark king yg paling dia sayangi dan sangat cocok dia gunakan hanya STATUS , ALEMBIC & JAYDEE.

khusus untuk bass STATUS masuk ke Indonesia pada tahun 1990 an. Waktu itu harganya bisa dibilang tidak terlalu mahal , tetapi sekarang harganya dalam hitungan " MAHAL " .

Jadi untuk anda yg memiliki bass merek ternama tersebut , anda termasuk bassis yg beruntung. Jangan jual bass anda karena seorang MARK KING pun memakai bass tersebut diatas ,hingga saat ini ! Level 42 sendiri memainkan irama jazz funk , BRAVO MARK KING !!  (Mps)
                                                  Album Level 42 berisi lagu2 yang sarat dengan 'slaping technique bass'

The Acaciastrain Alami Kecelakaan Van Terpaksa Batalkan Tour


Indramayu – KBINews - Band deathcore asal Massachusetts, Amerika Serikat The Acacia Strain harus membatalkan tur Amerika mereka saat mobil van yang mereka gunakan untuk tur mengalami kecelakaan di lepas kota Los Angeles, AS pada akhir minggu lalu. Untungnya tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Para personil dan kru hanya mengalami cedera ringan, meski van yang mereka tumpangi sampai terbalik akibat kecelakaan tersebut. “Membatalkan tur adalah sesuatu yang tidak kami sukai. Tapi kami akan atur kembali segalanya demi kalian [para fans]. Kami bersyukur kami semua selamat.” Kata vokalis Vincent Bennet.

Kecelakaan yang menimpa The Acacia Strain terjadi saat mereka sedang dalam perjalanan antara kota Lancester di California ke kota Tucson di Arizona, sekitar 70 mile [113 km] utara Los Angeles. Tak ada keterangan tentang bagaimana kecelakaan bisa terjadi. Namun nampaknya van yang mereka tumpangi terguling dan berhenti dalam keadan terbalik.

The Acacia Strain memang sedang menjalani tur bersama Veil Of Maya di Amerika Serikat hingga Desember 2012. Akibat kecelakaan ini mereka terpaksa harus membatalkan keikut-sertaan mereka dalam tur ini.  (azr/RockenBlast)

Balongan Band Festival


Indramayu – KBI News -  Komunitas Band Indramayu (KBI) menggelar Balongan Band Festival yang bakal dilaksanakan di Panggung Utama Area Pameran GOR Bumi Patra Indramayu.  Even ini dalam rangka memeriahkan ulang tahun Pertamina ke-55 yang mengusung tema ‘Sobat Bumi’.  Audisi diselenggarakan mulai tanggal 2 sampai 5 Desember 2012 di tempat yang sama.  Kemudian finalnya pada hari Minggu 9 Desember 2012 pukul 10.00 WIB sampai selesai.

                        Balongan Band Festival hanya membatasi peserta sebanyak 25 band saja.  Dan pendaftaran akan ditutup sampai 30 Nopember 2012.  Pada hari tesebut juga langsung diadakan technical meeting di radio MG FM jalan jendral Sudirman Indramayu.  KBI menetapkan juara 1, 2 dan 3 dengan total hadiah Rp. 1.500.000 ,- dan trophy.  Pemenangpun diajak talk show di radio sebagai bonus hadiah tambahan sekaligus lebih mengenalkan band pada khalayak masyarakat.

                        Ketua KBI Banu Warli melalui Divisi Litbang Teno Tarsono mengungkapkan bahwa festival band ini lebih ditekankan pada segi musikalitas daripada performance.  “Musikalitas terdiri atas skill yaitu teknik dan kemampuan menguasai alat music.  Kemudian harmonisasi adalah bagaimana sound yang dihasilkan benar-benar serasi dan kompak, tanpa penonjolan individu karena band adalah sebuah team work.  Terakhir barulah performance yang prosentasenya sedikit daripada ke-dua kriteria tadi.  Yang termasuk kriteria ini yaitu penampilan, pembawaan, aksi panggung dan busana”, kata Teno.

                        Tempat pendaftaran di MG FM serta pada 3 Korwil KBI.  Korwil Barat bisa menghubungi Edhot (081947366606), Korwil Selatan hubungi Imam Bonjol (087727757773) dan Korwil Timur ke Doni (08771700750). 

                        Teno mengharapkan band-band peserta dapat menampilkan genre music apapun kecuali underground.  Tanpa bermaksud menganak-tirikan pada aliran tertentu, ia beralasan bahwa ajang ini diselenggarakan oleh Pertamina.  “Pihak Pertamina berpesan agar peserta tidak menampilkan irama music cadas karena even ini adalah bagian dari Pameran/Expo sehingga tidak mengganggu suasana pameran”, kata Teno menjelaskan.  (Mps)     

Event Underground ‘Bergerak Serentak’ Puaskan Penonton


Indramayu – KBI News –  Pentas musik underground di Panti Budaya yang diberi nama Bergerak Serentak membuat penonton puas.  Karena band  yang tampil cukup punya nama besar dalam blantika musik underground seperti Geboren, Black Protector, Soulsick, Last Majesty, dan Pedih.  Selain itu, band lokal pun ikut berkiprah dan sudah pasti kebolehan mereka tak diragukan lagi, yaitu  Kembang Bergetih, Grogods, Barbaric dan sederet nama lainnya.  Otomatis gedung dengan kapasitas minim ini tak bisa menampung semua penonton.  Maka pemandangan yang terlihat seperti semut-semut hitam sedang mengerubuti kue.  Penonton memang sudah telanjur basah ingin menonton gelaran ini, namun tak kebagian tempat. Penonton yang kebanyakan anak muda berkostum hitam hanya nongkrong di seputar gedung. Mendengar dari luar cukup membuat hati senang walaupun tak punya uang … oo.  

                       Pentas musik underground diselenggarakan pada Minggu 25 Nopember 2012 oleh Eretan Underground Community dalam bentuk parade.  Bukannya panitia tak mau repot menyediakan hadiah, karena festival dinilai ribet dan protokoler, tak sejalan dengan  jiwa para metalizer. Tak kurang dari puluhan lagu dibawakan secara marathon dari pagi sampai sore. Aksi performance band-band di panggung bahkan membuat penonton bergoyang dan tentu saja melakukan headbanging.
 
Konon kedatangan band-band luar kota dihubungi panitia empat bulan sebelumnya. Dan demi memuaskan penggemar musik underground di Kota Mangga mereka pun datang.  Kalaupun berhalangan biasanya berbenturan dengan acara sejenis di lain daerah. Salah seorang panitia mengharapkan even ini dapat menarik minat musisi-musisi muda yang ingin mengenal sekaligus mendalami underground, entah black metal, grind core, death metal  dan apapun yang berakar pada aliran musik bawah tanah.

Acara yang semula membuat miris sebagian masyarakat ini ternyata terselengara dengan aman.  Hal itu lantaran ada kesamaan selera dan pandangan akan jenis musik ini membuat mereka menyatu tanpa timbul kericuhan.  Dan Eretan Underground Community berhasil menyatukan penonton, menyalurkan ekspresi musisi serta menghapus anggapan negatif masyarakat.  (Mps)

Inilah Band Penyanyi Luar Yang Tampil Pada Bulan Nopember



- MICHAEL LEARNS TO ROCK Live In Concert !
Balikpapan 29 November 2012 @ Balikpapan Dome
Yogyakarta 1 Desember 2012 @ Grand Pacific
Surabaya 4 Desember 2012 Gramedia Expo
Promoted by:
Starlight Enterprise & Co Promoted by: Red Line
Media Official: www.acara-acara.com @ACARA_UPDATE
--- STING ---
Dec, 15th 2012 live in concert MEIS-ANCOL JAKARTA
Detail Berita dan Ticket Box  -  Harga tiket Presale STING dan penawaran paket bonus promosi  -
VIP                  : Rp 5.000.000,- (numbered seats) + HRC Voucher
                         Rp  750.000,-
Grey (Tribune 1) : Rp 3.500.000,- (numbered seats) + HRC Voucher
                         Rp 600.000,-   
Gold (tribune 2)  : Rp 2.500.000,- (numbered seats) + HRC Voucher
                         Rp 400.000,-
Premium Festival : Rp 1.900.000,- + HRC Voucher Rp 300.000,-
Platinum            : Rp 1.750.000,- + HRC Voucher Rp 300.000,-   
Blue                  : Rp   850.000,-  + HRC Voucher Rp  150.000,-
Penjualan tiket STING secara online tersedia di www.myticket.co.id mulai  Sabtu, 29 September 2012 pukul 10 pagi.
Media Partner by: www.acara-acara.com

Promo Lagu Lewat Radio, Alternatif Dalam Mengusung Karya Musik

Indramayu - (KBI News) - Komunitas Band Indramayu mengamati sepanjang 2012 ini terasa sepi dari aktivitas panggung band-band Indramayu.  Kemanakah mereka, sudah jenuh atau menganggap sia-sia karena telah berjuang namun tanpa hasil ?  Ataukah sedang mencari jalan lain dalam kaitan membesarkan nama band ?  
            Anak-anak band Indramayu saat ini mengalami kelesuan.  Hal ini dibenarkan oleh salah seorang penyiar radio lokal Dodo Mahayasa.  Ia mencermati kondisi ini terutama membandingkan pada tahun 2007 yang marak dengan lahirnya band-band Indie.  Dodo yang juga announcer acara khusus band Indie ini mengaku prihatin.  Namun keprihatinannya sedikit terobati lantaran ternyata sebagian band lama masih survive hingga kini.  Sebut saja D'Nasye yang digawangi Ivan cs. Band beranggotakan tiga personil ini berasal dari daerah centra krupuk, Dukuh Kenanga Indramayu. Pada Senin (9/4) lalu mereka mendatangi station radio tempat Dodo bersiaran, sekaligus menyatakan bahwa D'Nasye masih aktif.  Maksud lain kedatangan mereka adalah memperkenalkan dua lagu anyar untuk promo single di radio.  Jelas bahwa walaupun dunia pentas tengah sepi, tapi ada cara lain dengan membidik radio sebagai media publikasi sehingga karya mereka didengar orang lain. 
            Seminggu kemudian Dodo kembali didatangi seorang vokalis band Indie, Ade mewakili Neptoe band.  Kepada Dodo, Ade lebih banyak bercerita tentang kiprah Neptoe yang intinya mengungkapkan bahwa bandnya masih terus berkarya.  Nama band pun masih tetap memakai nama lama, biarpun pernah berselisih paham dengan band lain Nevtunus, menyangkut kemiripan nama band.  
               Dari contoh di atas agaknya melegakan hati kita semua.  Band (Indie) Indramayu terus maju ....       

Silaturahim Budaya : Peringatan Ulang Tahun Penyair 'Salah Kirim'

Indramayu - (KBI News) - Acara “Silaturahim Budaya” digelar Sabtu (18/2) di gedung Dewan Kesenian Indramayu (DKI). Selain berisi temu kangen seniman dan budayawan Kota Mangga, sekaligus peringatan ultah penyair Indramayu Yohanto A Nugraha.  Yohanto A Nugraha alias Abuk lahir di desa Karanganyar Indramayu 18 Februari 1955. Putra kedua dari Nyonya Lie Kim Hwa.
“Silaturahim Budaya” menghadirkan penyair lokal lintas generasi : Supali Kasim, Saptaguna, sampai Riva’i Alvin dll.  Hadir pula pejabat yang membacakan puisi khusus untuk yang ber-ultah, yaitu H. Wardjo SH MM, Drs Susanto BAE,  dan Drs Umar Budi Karyadi. 
Berbeda dengan suasana ultah pada umumnya, nuansa di dalam gedung dibuat temaram, jauh dari kesan semarak dan tanpa alunan lagu Hapy Birthday.  Acara berjalan sederhana, bahkan background panggung didominasi warna hitam.  Namun bukan berarti keseluruhan acara berlangsung sakral. Beberapa teman Abuk sempat melontarkan celoteh di sela ungkapan rasa bangga pada sang penyair ini.  Agung Nugroho yang tampil ke panggung sebelum membacakan puisi membuat hadirin mesem-mesem lantaran menyindir Abuk sebagai penyair ‘salah kirim sms’.  Kebiasaan Abuk memang beda dengan penyair lain di negeri ini, yakni mengirimkan karya puisi lewat sms ke orang-orang yang dianggap dekat.  Ekspresi yang ia tuangkan diakhiri dengan “maaf boss … salah kirim !”.      
Puisi Yohanto A Nugraha pernah dimuat di media daerah dan nasional yang tergabung dalam antologi bersama penyair lainnya. Antologi penulis Indramayu (Kreasi ‘82), Tanah Garam (Kreasi ‘92), Kiser Pesisiran (FSI ‘94), Jurang bersama Ope Mustofa (FORMASI ‘99), Resital 11 penyair dari negeri minyak (DKI ‘01), kumpulan puisi bersama penyair Kijun “Lagu Matahari” juga pernah mengasuh ruangan sastra dan budaya di Radio Cindelaras, RSPD (sekarang Radio K2 FM) Indramayu.
37 tahun Abuk menulis puisi. Sepanjang itu Abuk semakin dikenal sebagai penyair. Abuk kerap terlibat sekaligus memelopori momen-momen sastra maupun yang masih kaitannya dengan genre sastra, seperti mendirikan Depot Studi Teater (bersama Ot.Nurhadi dan Bambang Bawono Ism, tahun 1984), memelopori kegiatan apresiasi sastra—lomba baca puisi dan cerpen (awal tahun 80-an), menggagas forum dialog bersama penyair-penyair kondang (KREASI), pernah pula bersenyawa dengan penguasa yang senang bersastra di tahun 90-an (Forum Sastra Indramayu), serta di tahun 2001 bersama teman-teman seniman Indramayu; Dedi Apriadie Raswin, almarhum Abdul Basit, Fuzail Ayad Syahbana, Oushj Dialambaqa, Syarofin Arba, Heri Saripudin, Adlan Da’i, Supali Kasim, Saptaguna, Affin Riyanto dan Masruri, Acep Sahril mendirikan lembaga kesenian yang merupakan embrio lahirnya Dewan Kesenian Indramayu. Sepanjang itu kemudian ia pun merintis komunitas sastra “Bantaran”.
Selamat ultah Kang Abuk, “maaf boss … kalau salah nulis !”.